Kebutuhan otomasi di industri manufaktur terus berkembang. Mesin produksi modern tidak hanya dituntut memiliki kecepatan dan presisi tinggi, tetapi juga harus dirancang lebih ringkas dan efisien. Tantangan tersebut semakin terasa pada mesin yang menggunakan banyak motor servo sekaligus karena setiap axis umumnya membutuhkan sistem drive, wiring, proteksi, dan distribusi daya tersendiri.
Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah penerapan Inovance IS810 Multi-Axis Drive. Seri ini dirancang sebagai platform servo multi-drive dengan konsep modular booksize yang memungkinkan beberapa drive ditempatkan dalam konfigurasi yang lebih ringkas. Inovance menyebut IS810 memiliki fokus pada efisiensi energi, footprint yang lebih rendah, serta distribusi daya yang lebih sederhana.
Apa Itu Inovance IS810 Multi-Axis Drive?
IS810 merupakan general-purpose multi-axis servo drive yang ditujukan untuk aplikasi mesin dengan beberapa titik gerak. Platform ini dapat digunakan pada berbagai industri seperti printing and packaging, forging machine tools, laser cutting, semikonduktor, dan metal processing.
Berbeda dengan pendekatan menggunakan banyak servo drive konvensional secara terpisah, IS810 menggunakan konsep common DC bus. Arsitektur tersebut memungkinkan distribusi energi DC di antara unit drive sehingga sistem multi-axis dapat dirancang dengan lebih terintegrasi.
Konsep ini menjadi menarik untuk mesin yang memiliki banyak axis dan membutuhkan kabinet kontrol yang tetap ringkas.
1. Menghemat Ruang Kabinet dengan Desain Booksize
Salah satu keuntungan utama IS810 adalah desain booksize modular. Inovance menjelaskan bahwa desain ini memiliki tinggi dan kedalaman yang seragam sehingga unit dapat dipasang secara lebih kompak pada ruang kabinet yang terbatas.
Bagi produsen mesin, penghematan footprint bukan hanya mengenai ukuran panel yang lebih kecil. Kabinet yang lebih ringkas dapat memberikan fleksibilitas dalam penempatan komponen lain seperti PLC, power supply, communication module, circuit breaker, terminal, dan perangkat keselamatan.
Namun, penghematan ruang tetap harus memperhatikan kebutuhan pendinginan dan persyaratan instalasi dari model yang dipilih. Compact bukan berarti seluruh komponen dapat ditempatkan tanpa mempertimbangkan disipasi panas.
2. Common DC Bus untuk Sistem Multi-Axis
Pada sistem multi-axis, setiap motor dapat memiliki kebutuhan energi yang berbeda tergantung fase gerak mesin. Ketika satu axis melakukan deselerasi, energi regeneratif dapat muncul. Dalam arsitektur common DC bus, energi tersebut dapat didistribusikan ke axis lain yang sedang membutuhkan daya.
Inovance menyatakan bahwa common DC bus pada IS810 membantu mengurangi kebutuhan terhadap regenerative resistor dan mendukung operasi yang lebih hemat energi.
Efek aktual terhadap konsumsi energi tentu bergantung pada karakteristik mesin, pola akselerasi-deselerasi, beban, duty cycle, dan konfigurasi sistem. Karena itu, efisiensi sebaiknya dihitung berdasarkan profil gerakan mesin, bukan hanya berdasarkan jumlah axis.
3. Distribusi Daya Lebih Sederhana
Sistem multi-axis konvensional dapat membutuhkan banyak jalur distribusi daya. Ketika jumlah servo bertambah, jumlah wiring dan koneksi juga dapat meningkat.
IS810 menggunakan MiniBus DC busbar link-up sebagai bagian dari konsep distribusi dayanya. Inovance menyebut pendekatan ini dapat menyederhanakan proses power distribution pada sistem multi-drive.
Bagi pembuat mesin, desain seperti ini dapat membantu mengurangi kompleksitas instalasi di dalam kabinet. Selain itu, konfigurasi yang lebih terstruktur juga berpotensi membuat proses inspeksi dan maintenance lebih mudah.
4. Mendukung Kebutuhan Mesin dengan Banyak Axis
Multi-axis servo banyak ditemukan pada mesin yang membutuhkan beberapa gerakan terkoordinasi. Contohnya mesin packaging yang harus mengatur feeding, cutting, sealing, dan positioning secara simultan.
Dalam aplikasi seperti ini, sinkronisasi antar-axis menjadi bagian penting dari performa mesin. Karena itu, pemilihan servo drive harus mempertimbangkan tidak hanya kapasitas motor, tetapi juga kebutuhan kontrol gerak, komunikasi, respons, dan integrasi dengan motion controller atau PLC.
IS810 dikembangkan untuk aplikasi multi-drive dengan mempertimbangkan kebutuhan performa, fungsi, compactness, safety, dan environmental resilience.
5. Pengelolaan Energi Regeneratif
Pada mesin dengan banyak gerakan cepat, proses pengereman motor dapat menghasilkan energi regeneratif. Pada sistem tertentu, energi tersebut harus dikelola melalui braking resistor.
Common DC bus memberikan pendekatan berbeda karena energi regeneratif dari satu axis dapat dimanfaatkan oleh axis lain yang sedang membutuhkan energi, bergantung pada kondisi operasi sistem.
Dengan demikian, pemilihan arsitektur multi-axis bukan hanya berhubungan dengan jumlah servo drive, tetapi juga bagaimana energi bergerak di dalam sistem selama siklus produksi.
Inilah salah satu alasan IS810 dapat dipertimbangkan untuk mesin dengan pola gerakan yang dinamis.
6. Fitur Keselamatan untuk Aplikasi Industri
Efisiensi ruang dan energi tetap harus diimbangi dengan aspek keselamatan. IS810 menyediakan independent 24 V control power supply serta Safe Torque Off (STO) yang memenuhi SIL3, berdasarkan informasi resmi Inovance. Seri ini juga mencantumkan sertifikasi CE, UL, dan TÜV pada fitur produknya.
STO dapat menjadi bagian dari rancangan keselamatan mesin untuk memastikan torsi motor dapat dihentikan melalui fungsi keselamatan yang sesuai.
Implementasi fungsi safety tetap harus dirancang berdasarkan risk assessment dan standar keselamatan mesin yang berlaku pada aplikasi.
7. Mempermudah Commissioning dan Maintenance
Selain aspek hardware, software juga memengaruhi waktu integrasi mesin.
Inovance menyebut IS810 memiliki software dengan fitur one-key scanning dan guided commissioning, serta kemampuan upload, download, dan penyimpanan parameter secara batch.
Fitur tersebut dapat membantu ketika sebuah mesin memiliki banyak axis dengan konfigurasi parameter yang perlu dikelola secara konsisten.
Untuk tim engineering dan maintenance, pengelolaan parameter secara terstruktur juga dapat membantu mempercepat proses setup maupun penggantian unit ketika diperlukan.
Perbandingan Konsep Sistem Multi-Axis
| Aspek | Servo Terpisah | IS810 Multi-Axis |
| Konsep | Drive individual | Multi-drive modular |
| Distribusi energi | Terpisah | Common DC bus |
| Pemanfaatan ruang | Bergantung jumlah unit | Booksize compact |
| Distribusi daya | Lebih banyak jalur | MiniBus DC busbar |
| Energi regeneratif | Dikelola per sistem/axis | Dapat dimanfaatkan melalui common DC bus |
| Maintenance | Unit individual | Parameter dapat dikelola secara batch |
| Cocok untuk | Mesin sederhana hingga multi-axis | Mesin dengan kebutuhan multi-axis |
Perbandingan tersebut merupakan perbandingan konsep, sehingga hasil aktual tetap bergantung pada model, motor, beban, dan desain mesin.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Implementasi
Penggunaan IS810 sebaiknya diawali dengan analisis kebutuhan mesin. Beberapa hal yang perlu dihitung antara lain jumlah axis, kapasitas motor, peak torque, continuous torque, duty cycle, pola akselerasi dan deselerasi, kebutuhan komunikasi, regenerative energy, serta kondisi kabinet.
Layout kabinet juga perlu dirancang berdasarkan kebutuhan pendinginan. Dokumentasi servo Inovance menekankan pentingnya pengelolaan temperatur ketika drive dipasang di dalam enclosure, termasuk penggunaan pendinginan yang sesuai apabila diperlukan.
Dengan begitu, tujuan menghemat ruang tidak justru menghasilkan masalah thermal pada sistem.
Peran PT. Sahabat Surya Electrindo
Pemilihan multi-axis servo drive membutuhkan pertimbangan antara kebutuhan motor, kontrol gerak, distribusi daya, komunikasi, safety, dan desain kabinet. Karena itu, pemilihan produk sebaiknya dilakukan berdasarkan kebutuhan aplikasi, bukan hanya kapasitas motor.
PT. Sahabat Surya Electrindo dapat menjadi partner untuk kebutuhan komponen listrik dan otomasi industri, termasuk solusi servo drive, PLC, motion control, sensor, serta komponen pendukung panel.
Dengan konsultasi sejak tahap perancangan, konfigurasi sistem dapat disesuaikan dengan kebutuhan mesin sekaligus mempertimbangkan efisiensi ruang kabinet, pengelolaan energi, dan kemudahan maintenance.
Inovance IS810 Multi-Axis Drive menawarkan pendekatan terintegrasi untuk mesin yang menggunakan beberapa axis servo. Desain booksize membantu mengoptimalkan footprint kabinet, sedangkan common DC bus memungkinkan distribusi energi antar-axis dan dapat mengurangi kebutuhan regenerative resistor pada kondisi aplikasi tertentu.
Namun, manfaat tersebut tetap bergantung pada karakteristik mesin dan desain sistem secara keseluruhan. Analisis kebutuhan motor, profil gerakan, thermal management, komunikasi, safety, dan distribusi daya tetap menjadi bagian penting sebelum implementasi.
Untuk berdiskusi mengenai kebutuhan Inovance IS810, servo drive multi-axis, PLC, motion control, maupun komponen otomasi industri lainnya, silakan hubungi Whatsapp PT. Sahabat Surya Electrindo.


